Kesehatan Mental Pribadi Anda

Terjebak dalam situasi “ Lockdown” dapat menguras energi Anda, tetapi ada tanda-tanda sederhana yang dapat Anda perhatikan sehingga Anda dapat secara aktif mengelola kesejahteraan Anda selama ini.

Saat kami dikirim ke dalam ruangan untuk gelombang kedua Lockdown, lebih penting dari sebelumnya untuk selalu memikirkan kesehatan mental Anda.

Meskipun kami merasakan normalitas melihat keluarga dan teman di kafe dan bar, kembali ke aturan penguncian berarti bahwa kami perlu mempertimbangkan jaringan dukungan yang kami miliki di sekitar kami dalam konteks yang berbeda. Tanpa orang-orang di sekitar Anda untuk mengetahui perubahan dalam cara Anda mengatasinya, penting bagi Anda untuk waspada dalam memeriksa diri sendiri.

 Di bawah ini adalah enam hal yang dapat Anda check-in secara pribadi setiap minggu. Anda dapat melacaknya di template yang mudah digunakan ini sehingga seiring waktu Anda dapat menentukan kapan dan bagaimana Anda dapat mengambil tindakan untuk kesejahteraan Anda.

1. Perasaan

Setel alarm di ponsel Anda, atau pengingat di kalender Anda, sehingga pada waktu yang ditentukan setiap minggu Anda dapat dengan cepat melakukan check-in pada skala dari 0 ('tidak sama sekali') hingga 10 ('sangat') tentang bagaimana stres, cemas atau sedih yang Anda rasakan.

Itu normal untuk skor ini naik dan turun setiap hari dan sepanjang minggu tetapi jika Anda melihat skor meningkat dan tetap sangat tinggi, maka inilah saatnya untuk memprioritaskan kesehatan mental Anda.

2. Tubuh

Luangkan waktu sejenak untuk memperhatikan setiap ketegangan di tubuh Anda seperti bahu, dada, atau rahang yang kaku. Tanda-tanda lain bahwa Anda mungkin merasa stres termasuk kekeringan pada mulut, kesulitan bernapas, dan jantung berdebar kencang.

3. Tidur

Apakah ada perubahan pola tidur Anda? Jika Anda terus-menerus kesulitan untuk tidur, terbangun di malam hari, atau bangun lebih awal dari biasanya, dan merasa sulit untuk kembali tidur, ini adalah tanda-tanda pikiran Anda tidak dapat mati dan rileks.

4. Pikiran

Apakah Anda selalu mengkhawatirkan skenario terburuk? Ingin tahu apakah segala sesuatunya akan menjadi lebih baik atau apakah Anda akan bisa mengatasinya?

Berfokus pada skenario 'bagaimana jika' tidak berguna dan yang terbaik adalah mencoba membatasi ini sebanyak mungkin.

5.Reaksi / perilaku

Setiap hari membawa tantangan, tetapi cara kita menghadapinya yang menunjukkan cara kita mengatasinya.

Jika Anda menemukan diri Anda sering membentak orang yang Anda cintai, merasa sangat sulit untuk fokus, atau selalu bergantung pada hal-hal seperti alkohol atau makanan untuk diatasi, inilah saatnya untuk memprioritaskan kesejahteraan mental Anda.

6. Check Teman

Pilih teman check-in. Ini mungkin pasangan Anda, teman serumah, atau bahkan teman atau kolega Anda tetap berhubungan melalui pesan video. Jujurlah tentang cara Anda mengatasinya.

Ingatlah bahwa Anda berada dalam isolasi fisik, bukan isolasi sosial. Saat kita di rumah, kita mungkin perlu kreatif dalam menyesuaikan strategi yang biasanya kita gunakan. Misalnya, jika bersosialisasi membantu suasana hati Anda, jadwalkan kopi virtual. Jika pergi ke gym membantu Anda mengurangi stres, cobalah olahraga daring. Jika meluangkan waktu membantu, carilah tempat yang tenang, tarik napas dalam-dalam atau dengarkan musik. Apapun yang membantu menenangkan pikiran Anda.